Kopi luwak adalah satu diantara jenis kopi tereksklusif didunia. Harga nya begitu mahal serta rasa-rasanya populer begitu enak. Walau demikian, saat ini ada argumen kenapa Anda harus berhenti minum kopi luwak saat ini.
Cerita Tragis di Balik Enaknya Kopi Luwak
Kopi luwak pada awalnya di ambil dari kotoran luwak (Paraxorus hermaphroditus) liar yang hidup di rimba. Luwak adalah hewan pemalu yang hidup dengan cara soliter di hutan serta aktif pada malam hari.
Hewan ini umumnya hidup dekat dengan perkebunan kopi manusia, oleh karena itu waktu musim panen mereka dapat mengonsumsi biji kopi dengan leluasa pada malam hari.
Beberapa pekerja kebun kopi lalu akan mengambil biji kopi yang terdapat dalam kotoran luwak. Enzim pencernaan luwak mengolah biji kopi dengan cara unik hingga kopi luwak mempunyai rasa yang khas.
Kelangkaan serta tingkat kesusahan yang tinggi untuk menghimpun biji kopi luwak ini bikin harga jenis kopi ini jadi begitu tinggi.
Sayangnya, sekarang ini telah hampir mustahil temukan kopi luwak yang original. Kopi luwak yang ada di market sekarang ini datang dari luwak liar yang di tangkap serta dimasukkan dalam kandang. Keadaan ini bikin luwak alami penderitaan.
Luwak saat ini mesti hidup berjejal-jejal dalam kandang. Hal semacam ini tak pas untuk luwak yang sesungguhnya adalah hewan soliter.
Cerita Tragis di Balik Enaknya Kopi Luwak
Mereka juga dipaksa untuk mengonsumsi biji kopi sebanyak-banyaknya. Kondisi yang menyedihkan ini pada akhirnya sering bikin beberapa luwak mati dalam kandang.
Untuk satu gelas kopi di cangkir Anda, beberapa ribu luwak harus hidup menanggung derita dalam kandang yang sempit. Tegakah Anda menyiksa hewan untuk seteguk kenik*matan sebentar?

No comments:
Post a Comment