Tuesday, February 2, 2016

ANDA AKAN MENYESAL BILA TIDAK MEMBACA ARTIKEL BERMANFAAT INI!!WASPADAILAH ,PENYAKIT LUPUS JIKA MUNCUL GEJALA SEPERTI BERIKUT INI


Penyakit lupus cukup sulit dideteksi lantaran gejalanya sering menyerupai penyakit lain. Tanda-tanda yang nampak dari satu pasien ke pasien lain juga tidak sama sampai penyakit ini bisa dikenal sebagai penyakit seribu muka. 

” Memanglah tidak ada tanda-tanda spesial pada penyakit lupus. Lupus menyerang semuanya organ badan dan banyak pasien lupus terserang organ vita*lnya, ” papar Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik Zubairi Djoerban di Jakarta, Kamis (6/5/2015). 

penyakit-lupus 
Namun, pasien bisa lakukan Saluri (Sadari lupus sendiri) dengan memperhatikan banyak tanda-tanda yang pernah terlihat pada pasien lupus. Tanda-tanda awal yang umumnya terlihat, yaitu sakit pada persendian atau tulang, demam berkelanjutan atau panas tinggi tidaklah lantaran infeksi, sering merasa capek, anemia, sakit di dada apabila hirup napas dalam-dalam, hingga permasalahan ginjal seperti kebocoran ginjal dan protein keluar banyak melalui u*rin. 

Cermati juga pada tanda-tanda yang terlihat pada tubuh seperti, kulit sering kali ruam kemerahan, terlihat bercak merah di muka yang berupa seperti kupu-kupu, rambut rontok, ujung jari bewarna kebiruan atau pucat, sariawan yang hilang nampak. 

Tanda-tanda lain yaitu peka pada cahaya matahari, stroke, penurunan berat badan, kejang, hingga alami kegug*uran untuk wanita hamil. Pada pasien lupus, umumnya terlihat lebih dari satu tanda-tanda, dari enteng sampai berat. 

” Apabila terdapat banyak tanda-tanda itu, kontrol ke dokter sepesialis penyakit dalam. Dokter dan perawat juga harus terampil diagnosis lupus. Apabila terlambat bisa menyebabkan kematian, ” ungkap Zubairi yang juga penasehat Yayasan Lupus Indonesia (YLI) itu. 

Lupus adalah penyakit autoimun yang menyerang semuanya organ tubuh. Manusia bikin antibodi yang fungsinya membuat perlindungan tubuh dari bermacam serangan virus, kuman, ataupun bakteri. Namun, pada pasien lupus, produksi antibodi tidak normal atau terlalu berlebih. 

Antibodi ini jadi tidak lagi berperan menyerang virus sampai bakteri pada badan, tetapi menyerang sel dan jaringan tubuhnya sendiri. Penyebab lupus juga hingga sekarang ini belum di kenali tentu.

No comments:

Post a Comment