Friday, February 5, 2016

TOLONG JANGAN KALIAN ABAIKAN !!AWAS ,JANGAN MINUM TEH PANAS KALAU TIDAK MAU TERSERANG PENYAKIT INI !!


Meminum secangkir teh hangat memang nikmat, tetapi apabila suhunya terlalu panas rutinitas ini malah jadi beresiko jelek untuk kesehatan. Satu penelitian memberi minum teh panas dapat jadi besar peluang terserang kanker. 

Keterikatan pada minuman panas dengan penyakit kanker sudah di ketahui mulai sejak sebagian dekade lantas. Artikel pertama yang menyimpulkan keterikatan itu dipublikasikan pada th. 1939. 

Tetapi keterikatan pada rutinitas meminum teh dalam kondisi panas dengan penambahan kemungkinan diserang kanker tenggorokan dengan cara tegas dinyatakan dalam satu hasil penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Kesehatan Inggris th. 2009. Temuan itu menyimpulkan semakin panas teh yang Anda minum, semakin besar kemungkinan Anda diserang kanker tenggorokan. 

Rangkuman itu didasarkan pada penelitian yang dikerjakan di Utara Iran, di satu lokasi dimana warganya sukai sekali minum teh dan mereka gemari meminumnya dalam kondisi begitu panas – bahkan juga sampai 80 derajat Celsius. 

Serta lokasi ini dapat popular sebagai satu diantara daerah dengan insiden tertinggi kanker esofagus (kerongkongan) tipe Karsinoma sel skuamosa di dunia, dengan jumlah sekitaran 15 orang per 100. 000 jiwa menanggung derita penyakit ini. 

Beberapa peneliti dapatkan kalau rutinitas warga di lokasi itu meminum teh dengan teratur dalam keadaan sangat panas yakni diatas 65 derajat Celcius kenyataannya delapan kali lebih berisiko diserang kanker esofagus. Sebentar mereka yang minum teh panas dengan suhu pada 60­65 derajat 2 x lipat memiliki resiko diserang kanker. 

Suhu minuman teh ini sangat panas diluar standard orang umumnya, “terutama bila memberi susu dalam teh, jadi dengan cara automatis itu akan turunkan suhu minuman teh mereka dengan cara utama, ” kata Professor David Whiteman, Kepala Grup Pengawas Kanker di QIMR Berghoffer. 

Panas adalah segi terutama yang tingkatkan peluang kanker, namun tidak ada yang tahu dengan tentu bagaimana dapat menyebabkan dampak tingkatkan kemungkinan kanker. Namun peluang yang paling masuk akal yakni hipotesis yang mengatakan kanker itu dipicu oleh peradangan gawat yang disebabkan dari 
konsumsi minuman bersuhu panas dengan teratur, ” kata Profesor Whiteman. 

“Umum di kenali bila panas dapat menyebabkan peradangan dan peradangan adalah aspek yang turut dan banyak dalam mengakibatkan kanker di banyak organ tubuh manusia. ” 

Pada grup peminum teh panas teratur, “bahwa siklus rusaknya yang tidak berbuntut di bagian kerongkongan dikarenakan menelan teh bersuhu panas telah mengakibatkan kerentanan mutasi sel­sel yang bisa membuat keadaan di mana kanker dapat timbul” tuturnya. 

Namun ada langkah sederhana untuk kurangi kemungkinan ini, “menambahkan susu dapat selekasnya turunkan temperatur beberapa 5 hingga 10 derajat.. dan membiarkan teh agak dingin selama 2 menit didalam cangkir bisa pula kurangi suhu panas dan teh bisa diminum tidak ada mengakibatkan luka. 

Menariknya, bentuk dari kanker kerongkongan yang terdampak akibat meminum teh dalam keadaaan sangat panas jumlahnya di Australia senantiasa alami penurunan. Masalah ­kasus kanker seperti ini semakin tidak sering didapati berbarengan dengan menyusutnya angka per*ok*ok di Australia, kata Professor Whiteman. 

Tetapi kanker kerongkongan berbentuk yang lain yaitu — kanker kerongkongan tipe adenocarcinoma — jadi makin sering berjalan akhir­akhir ini. Dan aspek peluang itu tidak berkaitan dengan minum secangkir teh panas. 

“Kami sudah lakukan banyak penelitian mengenai persoalan ini, ” kata Professor Whiteman. “dan kemungkinan kanker itu dipicu oleh refllux atau aliran membalik dimana isi lambung bergerak berbalik arah kembali ke kerongkongan pipa saluran pencernaan atau esofagus, obesitas, jadi laki ­laki, dan m*er*ok*ok. ” 

“Keempat aspek pendorong bertanggungjawab sebagai penyebabnya dari 80 atau 90 persen permasalahan kanker “. Dan hal terbaik menurut Profesor Whiteman untuk meminimalisir kemungkinan yakni menangani obesitas. 

“Dua hal bersama­sama – konsumsi makanan bersuhu panas dan alami kelebihan berat tubuh atau obesitas itu sama saja melipat-gandakan kemungkinan diserang kanker, ” 

“Jadi bila anda memiliki keluhan reflux baiknya Anda kurangi berat tubuh, – Itu akan membantu refluks Anda dan akan kurangi kemungkinan kanker

No comments:

Post a Comment